Imam Masjid Di Inggris Ditikam Saat Hendak Shalat Isya

MANCHESTER, BERITA ISLAM ONLINE.COM – – Kekerasan berbau SARA kembali terjadi di Inggris. Seorang pria ditikam di luar masjid di Manchester Raya belum lama ini dinilai pihak kepolisian setempat  sebagai aksi kebencian. Korban bernama Nasser Kurdy yang merupakan dokter bedah ortopedi dan salah satu imam masjid di kota tersebut dilaporkan tiba di Pusat Kegiatan Islam Altrincham, Grove Lane, untuk melaksanakan shalat Isya berjamaah.

Namun seseorang kemudian menikam leher Kurdy dari belakang dengan sebilah pisau dapur. Asisten Kepala Polisi setempat Russ Jackson mengatakan apa yang dilakukan pelaku amat rendah karena mereka menyerang orang yang dikenal baik di lingkungan tersebut. Kepolisian menyatakan penikaman ini merupakan aksi kebencian terhadap ras dan agama tertentu. Tak lama usai kejadian tersebut aparat kepolisian berhasil menangkapnya dan  menahan dua pria yang diduga kuat sebagai pelakunya.

 

AL QURAN TAJWID WARNA MURAH klik disini

 

Kepolisian memastikan aksi kebencian tak akan punya ruang di sana. Terlebih bila aksi tersebut sampai membahayakan masyarakat. Mereka yang punya informasi tentang kejadian ini diharapkan bisa melapor ke kepolisian.

Seorang teman korban menyatakan Kurdy mengalami luka selebar tiga sentimeter dan luka tersebut tidak mematikan. Meski begitu, Kurdy sendiri tetap memerlukan perawatan. Ia mengatakan Kurdy adalah pria yang baik dan disenangi banyak orang. Kejadian itu sangat mengagetkan mereka.

Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Inggris, Harun Khan, mengatakan, pihaknya terkejut mendengar kejadian yang disebut polisi sebagai aksi kebencian.

 

BACA JUGA: Pembunuh Jenderal Mallaby Dari Inggris

 

”Kami lega bahwa korban tidak mengalami luka serius. Kami terus mendoakannya,” kata Khan seperti dikutip The Guardian, Ahad malam (24/9/2017) waktu setempat

Khan berharap Perdana Menteri dan Sekretaris Negara segera mengimplementasikan regulasi aksi kebencian. Saksi lain di sekitar lokasi menyatakan hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Meski begitu, jamaah tidak surut untuk datang ke masjid. Kejadian ini juga membuat mereka tetap bertekad membalas perbuatan buruk itu dengan kebaikan.

Beberapa pihak menghimbau agar umat muslim di Inggris dan umumnya di Eropa untuk tidak terpancing atas kejadian tersebut. Kelompok dan komunitas muslim di Eropa juga menyerukan agar tetap menahan diri dan beraktivitas dengan tenang. Mereka juga berharap kejadian tersebut memicu sentiment SARA yang lebih besar lagi. [ ]

 

Red: admin [Berita Islam Online Terkini & Terpercaya]

 

BACA JUGA: Nikah Siri Online

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *