Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika

JAKARTA , BERITA ISLAM ONLINE.COM – – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diisukan ditolak masuk Amerika Serikat (AS). Gatot Nurmantyo dikabarkan seharusnya terbang ke AS menggunakan maskapai penerbangan Emirates EK 0357 pada 21 Oktober.

Namun Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto belum dapat memberikan konfirmasi secara pasti terkait hal tersebut. “Nanti saya sampaikan rilisnya,” kata Wuryanto saat dikonfirmasi, Ahad (22/10/2017).

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebelumnya pernah masuk ke Amerika Serikat (AS) tanpa ada masalah apa pun. Panglima sudah beberapa kali ke Amerika, terakhir pada Februari 2016.

Wuryanto mengatakan sampai saat ini belum ada penjelasan dan balasan dari pihak AS. Penolakan masuknya Panglima pun hanya disampaikan pihak maskapai penerbangan Emirates.

“Hanya disampaikan yang melarang adalah dari US Custom and Border Protection, itu sebelum berangkat ada pemberitahuan dari pihak maskapai. Sudah akan check in, jadi panglima beserta ibu, beserta delegasi itu sudah berada di bandara (Soekarno-Hatta),” kata Wuryanto di Jakarta

Panglima, menurut Kapuspen, hanya membawa isteri, intel, asten dan aspri. Kepergian Panglima berdasarkan undangan Panglima Tentara Amerika Serikat Jenderal Joseph F Durford, Jr. Menurutnya, hubungan pribadi Panglima TNI dengan Panglima Tentara Amerika Serikat Jenderal Joseph F Durford, Jr juga sangat baik.

“Ajudan juga nggak bawa. Sesuai arahan Presiden sekecil mungkin bawa delegasi ke luar. Kita sedang menunggu penjelasan dari Pemerintah Amerika, mengapa, sebabnya itu apa,” kata Wuryanto

Sementara itu Juru Bicara Kementrian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir akan memanggil Kedutaan Besar Amerika di Indonesia. Pemanggilan tersebut berkenaan dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang ditolak masuk ke Amerika Serikat pada Sabtu (21/10/2017) kemarin.

“Kedutaan besar AS telah dipanggil untuk ke Kementrian Luar Negeri besok guna memberikan keterangan,” kata Arrmanatha Nasir, Ahad (22/10).

Arrmanatha mengatakan, Menteri Luar NegeriRetno Lestari Priansari Marsudi sudah berbicara dengan Duta Besar Amerika di Jakarta hari ini untuk meminta klarifikasi sesegera. Namun, Duta Besar Amerika untuk Indonesia sedang tidak berada di Jakarta.

Dia mengatakan, Kemenlu RI pagi ini juga kirim nota diplomatik ke Kedubes AS di Jakarta untuk meminta penjelasan terkait kejadian kemarin. Begitu juga KBRI Washington DC yang telah mengirim nota diplomatik kepada Kentrian Luar Negeri Amerika untuk meminta klarifikasi kejadian.

Gatot Nurmantyo diisukan ditolak masuk AS beberapa saat sebelum terbang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng. Pemberitahuan penolakan itu disebut-sebut disampaikan maskapai Emirates atas permintaan otoritas keamanan dalam negeri AS.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terbang ke AS guna memenuhi undangan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F Durford, Jr. yang juga merupakan sahabatnya. Panglima juga disebut-sebut telah melaporkan hal ini ke Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Polhukam Wiranto dan Joseph Duford, Jr.

Sebelumnya Panglima akan menghadiri acara “Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization (VEOs)” yang akan dilaksanakan pada 23-24 Oktober 2017 di Washington DC. Gatot diundang secara resmi atas nama Panglima TNI.

Gatot merupakan perwakilan Pemerintah Indonesia, atas izin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Namun Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut karena mendapat penolakan otoritas AS. Atas insiden ini, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan nota diplomatik mempertanyakan alasan penolakan ini. Demikian dilaporkan republika online. [ ]

 

BACA JUGA: Panglima TNI Gagalkan 5000 Senpi Ilegal

 

Redaktur: admin [Berita Islam Online Terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *