Hukum Memakan Makanan Yang Mengandung Babi

 

JAKARTA, BIO – – Makanan mengandung Babi, masih saja beredar di masyarakat Muslim Indonesia. Lalu bagaimana, hukum memakan makanan yang mengandung Babi?. Secara tegas Islam telah mengharamkannya.

 

Di antara ayat yang menyebutkan makanan atau hewan yang diharamkan adalah firman Allah Ta’ala,

 

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” (QS. Al Maidah: 3)

 

Selain pengharamannya dalam surat Al Maidah ayat 3 di atas, Allah Ta’ala juga berfirman,

 

Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi – karena sesungguhnya semua itu kotor – atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah.” (QS. Al An’am: 145)

 

BACA JUGA: Produk Yang Mengandung Daging Babi

 

Dalam hal ini Shidiq Hasan Khon rahimahullah mengatakan, “Yang diharamkan dari babi adalah seluruh bagian babi. Sedangkan di sini disebutkan dagingnya saja karena biasanya yang dimakan adalah dagingnya.”

Dengan demikian jelas binatang Babi haram seluruhnya, baik daging, darah, bulu,lemak dan segala turunannya. [ ]

Sumber : rumaysho.com

5

Redaksi: admin [Berita Islam Online Terpercaya]

970

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *