Cara  Berbakti Pada Orang Tua

 

 

 

BOGOR, BIO.COM – – Berbakti pada orangtua, adalah sudah menjadi kewajiban seorang anak. Sebab orangtua telah berbuat banyak kepadanya, mengasuh dan membesarkannya dari kecil hingga dewasa. Berbakti kepada orangtua ini adalah salah satu perintah Allah Swt seperti dalam Al Quran,

 

“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain-Nya dan hen­daklah kamu berbuat baik kepa­da ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam perawatanmu, ma­­ka jangan kamu katakan “ah” kepa­da­nya dan jangan membentaknya. Ucap­­kanlah perkataan yang baik kepa­da keduanya.  Rendahkan dirimu terhadap kedua­nya dengan penuh kasih sayang dan ber­doalah, “Wahai Tuhanku! Sayangi­lah keduanya sebagaimana mereka telah mendidikku ketika kecil.” ( QS.Al Isra: 23-24)

 

  1. Bergaul bersama keduanya dengan cara yang baik. Di dalam hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam disebutkan bahwa memberi kegembiraan kepada seseorang mukmin termasuk shadaqah, lebih utama lagi kalau memberi kegembiraan kepada orang tua kita

 

  1. Berkata kepada keduanya dengan perkataan yang lemah lembut. Hendaknya dibedakan adab ber-bicara antara kepada kedua orang tua dengan ke-pada anak, teman atau dengan yang lain. Berbicara dengan perkataan yang mulia kepada kedua orang tua.

 

  1. Tawadhu’ (rendah hati). Tidak boleh kibr (sombong) apabila sudah meraih sukses atau memenuhi jabatan di dunia, karena sewaktu lahir, kita berada dalam keadaan hina dan membutuhkan pertolongan, kita diberi makan, minum, dan pakaian oleh orang tua.

 

  1. Memberi infaq (shadaqah) kepada kedua orang tua, karena pada hakikatnya semua harta kita adalah milik orang tua. Oleh karena itu berikanlah harta itu kepada kedua orang tua, baik ketika mereka minta ataupun tidak.

 

5 . Mendo’akan kedua orang tua. Di antaranya dengan do’a berikut:

 

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرًا

 

Wahai Rabb-ku, kasihilah keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku sewaktu kecil.”

 

Seandainya orang tua masih berbuat syirik serta bid’ah, kita tetap harus berlaku lemah lembut kepada keduanya, dengan harapan agar keduanya kembali kepada Tauhid dan Sunnah. Bagaimana pun, syirik dan bid’ah adalah sebesar-besar kemungkaran, maka kita harus mencegahnya semampu kita dengan dasar ilmu, lemah lembut dan kesabaran.

Sambil terus berdo’a siang dan malam agar orang tua kita diberi petunjuk ke jalan yang benar. Semoga kita senantiasa dapat berbakti kepada orang tua semampu kita dengan jalan memuliakannya.  [ ]

4

Redaksi: admin  [Berita Islam Online Terkini & Terpercaya]

745

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *