Hukum Menghisap Vape (Rokok Elektrik) Dalam Islam, Boleh Atau Tidak?

Rokok Elektronik

HUKUM VAPE (ROKOK ELEKTRIK), BANDUNG, BOI.COM – – Rokok elektrik atau biasa disebut dengan vape, vapor atau vaping merupakan rokok memakai sistem pengiriman nikotin elektronik yakni alat penguap dengan sumber tenaga baterai yang akan menghasilkan sensasi seperti sedang merokok dengan tampilan juga menyerupai rokok dan ada juga yang berbeda. Dalam vape tersebut terdapat tabung yang diisi dengan larutan cairan dan bisa di daur ulang mengandung propilen, nikotin, gliserin dan juga perasa yang kemudian akan dipanaskan dan timbul asap seperti asap rokok. Tapi, bagaimana hukum menghisap vape? Bagaimana Islam memandang rokok elektronik atau vape?

 

Dilihat dari segi kesehatan, rokok elektronik tidak berbeda jauh dengan rokok konvensional (tembakau), yaitu tidak baik bagi kesehatan tubuh. Dalam dasar hukum Islam, kita diajarkan sebuah prinsip.

Tidak boleh menyamakan dua hal yang berbeda dan membedakan dua hal yang sama.” HR. Bukhari.

BACA JUGA: Chatting Dengan Yang Bukan Mahram, Halal atau Haram?

Adapun dalam fatwa Islam disebutkan jika dari segi syar’i, kandungan nikotin dalam vape memperlihatkan tidak adanya perbedaan dengan rokok biasa dan tidak ada bedanya antara vape dengan permen nikotin atau sejenisnya. Nikotin tetap menjadi zat racun yang berbahaya dan sudah jelas jika rokok diharamkan dan tidak lagi harus diperdebatkan karena membeli, memakai atau menjual vape tersebut tetap haram.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “sesungguhnya jika Allah mengharamkan sesuatu, Ia juga mengharamkan hasil jual-beli dari benda tersebut” (HR. Abu Daud no. 3488, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Dan harus diketahui jika siapa pun yang meninggalkan segala sesuatu karena Allah, maka Allah SWT juga akan menggantinya dengan yang lebih baik. Allah Ta’ala berfirman, “barangsiapa bertakwa kepada Allah, Allah akan berikan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak ia duga-duga” (QS. Ath Thalaq: 2-3).

Kesimpulan

Melalui beberapa dalil serta fatwa diatas, dapat kita pahami dan sepakati bahwa Islam memandang vape atau rokok elektronik sama seperti rokok tembakau yang mengandung nikotin, yaitu HARAM, baik untuk yang mengkonsumsi (menggunakan) maupun yang menjual.

 

Wallahu’alam bishshawwab.

 

[Berbagai sumber]

 

Redaktur: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *