Orang Gila Meninggal, Perlukah Disholatkan?

hukum menyolatkan orang gila

HUKUM MENYOLATKAN ORANG GILA, BIO.COM—Orang yang telah kehilangan kewarasannya disebut dengan orang gila. Sering orang-orang menemukan masalah seperti bagaimana kita harus bersikap terhadap orang gila? Kalau orang gila meninggal, apa perlu kita urus? Bagaimana islam menjawab hal tersebut?

Islam mengajarkan kepada pemeluknya agar menyhalati setiap muslim yang wafat, tanpa pandang bulu. Selama statusnya masih muslim, maka umat muslim memiliki kewajiban untuk menyhalatkannya. Bahkan orang gila pun tetap harus disholati meskipun dia tidak terkena beban kewajiban, kalau sebelum gilanya, dia adalah seorang muslim, maka kaum muslimin berkewajiban mengurusi jenazahnya sebagaimana muslim lainnya, dimandikan, dikafani dan dishalatkan.

BACA JUGA: Manfaat Sunat Pada Perempuan, Bisa Buat Harmonis Suami Istri

Sedangkan mengenai hukum menyhalati orang yang meninggalkan shalat sampai meninggal dunia, maka ini sangat terkait dengan status si mayit, apakah dia sudah dinyatakan kafir atau tidak?

Orang gila yang sebelumnya pernah bersyahadat dan shalat, maka berhak untuk diurus sebagaimana harusnya seorang muslim yang meninggal dunia. Namun, bila kita tidak tahu apakah orang gila tersebut pernah bersyahadat ataupun shalat, maka sikap kita adalah berkhusnudzon dan tetap melakukannya. Adapun petinggi dan ulama tidak wajib menyolatkannya.

 

Sumber: Almanhaj.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *