Ikut Tanggulangi Terorisme, KontraS Minta TNI Kembali Pada Fungsinya

JAKARTA,BIO.COM – –  Deputi Bidang Koordinator KontraS, Feri Kusuma menegaskan bahwa terorisme adalah kejahatan luar biasa. Namun, pendekatan yang salah akan memunculkan pelanggaran HAM.

 

“Kita setuju bahwa terorisme adalah kejahatan luar biasa yang mengakibatkan ancaman bagi setiap warga negara. Tetapi pendekatan salah akan memunculkan persoalan kemanusiaan,” katanya dikutip dari Kiblat.net Jumat (25/01/2019).

 

Menurutnya, pelibatan TNI itu juga harus dipikirkan jauh jauh hari apa relevansi dan urgensinya. Sebab, saat ini para korban salah tangkap dari Densus susah untuk mencari keadilan.

 

“Sejauh ini kita sangat sulit untuk meminta pertanggungjawaban. Pelibatan TNI ini pasti akan memunculkan masalah baru,” paparnya.

 

Feri memaparkan bahwa saat ini sistem hukum peradilan militer belum dirubah. Ketika ada tindakan pidana yang dilakukan TNI, lanjutnya, kita susah untuk meminta pertanggung jawaban hukum.

 

“Karena mereka akan diproses peradilan militer. Dan selama ini peradilan militer sangat sulit diakses oleh publik, kemudian selalu proses tidak memberikan rasa keadilan,” tuturnya.

 

Maka, ia menekankan bahwa seharusnya TNI kembali ke fungsi yang sesuai UU 34 tahun 2004. Sebab, dalam UU tersebut sudah memberikan fungsi dan tugas pokok TNI seperti apa.

 

“Belakangan ini justru semakin leluasa dalam ranah penegakan hukum,” pungkasnya. []

 

 

Sumber: kiblat.net

4

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

720

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *