Membangun Fondasi Keluarga Sakinah Sesuai Syari’at Islam

Jakarta, BIO.COM—Tidak ada bangunan yang dapat berdiri kokoh tanpa disokong oleh fondasi yang kuat. Pun tidak ada keluarga atau rumah tangga yang dapat bertahan dari segala halangan dan rintanga tanpa disertai fondasi yang kokoh.

Sakinah berarti sejuk. Ada beberapa gambaran tentang keluarga sakinah, salah satunya keluarga sakinah ialah tempat mencurahkan kasih sayang. Membangun keluarga sakinah diperlukan fondasi yang kokoh. Hal ini bergantung pada pemahaman dan kemauan untuk terus menegakkannya dalam interaksi rumah tangga sehari-hari. Ada tiga fondasi utama yang mendasari keluara sakinah, diantaranya:

  1. Bangun jiwa sakinah

Sakinah berarti merasa tenang atau tentram karena menerima apa adnaya pasangan hidup kita dan selalu mendahulukan jiwa maaf. Kemampuan menerima pasangan apa adanya dan mendahulukan jiwa maaf adalah kata kunci utama membangun fondasi sakinah. Menyadari bahwa pasangan memiliki kekurangan dan kita berbesar jiwa untuk menerimanya akan melahirkan perasaan tenang. Hal tersebut akan menjauhkan kita dari menuntut kesempurnaan dari pasangan. Selain itu, limpahkan maaf kepada pasangan kita untuk kesalahan yang telah, sedang, dan akan dilakukannya. Allah berfirman dalam Quran Surat Ar-Rum ayat 21

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”

  1. Hidupkan jiwa mawaddah

Mawaddah artinya cinta yang terus tumbuh, terus terawatt, meskipun ditemukan atau dirasakan ada hal-hal yang tidak disukai dari pasangan. Sungguh mulia orang-orang yang mampu menghidupkan jiwa mawaddah dalam keluarganya. Sebab memupuk cinta pada pasadangan ketikaka kita menemukan hal-hal yang tidak kita sukai dalam dirinya bukanlah perkara mudah. Lalu bagaimana menumbuhkan mawaddah atau rasa sayang yang tak ada batasnya?

  • Kastrotut tahaadi, saling menghargai
  • Kastroturt dzikri, saling menginatkan kebaikan
  • Kastotil iftisoolima’ah, saling berkomunikasi
  1. Pertahankan semangat rahmah

Rahmah berarti kasih sayang yang didasari karena Allah Swt, bukan karena fisik yang menawan ataupun sifat yang mulia. Kasih sayang yang bersifar duniawi bukanlah rahmah, melainkan mahabbah.

Sumber: Insya Allah Sakinah oleh Ustadz. Dr. Aam Amirudin, M.Si

Ilustrasi foto: pixabay

2

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

922

Like Fanpage Kami untuk Artikel Terbaru! Berita Islam Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *