Bahaya! Jangan Memanjakan Anak dan Menuruti Semua Kemauanya

Jakarta, BIO.COMBahaya Memanjakan Anak dan Menuruti Semua Kemauanya

Sering kali kita sebagai orang tua terlalu saying dan lembut terhadap anak kita. Kecintaan kita kepada anak-anak kita terkadang membuat kita selalu ingin anak-anak kita senang dengan memenuhi dan menuruti semua kemauannya. Sayangnya tidak banyak dari kita sebagai orang tua justru tidak menyadri bahwa sikap memanjakan dan  menuruti semua kemauan anak dapat mengakibatkan bahaya besar di kemudian hari. Bagaimana pandangan islam dalam menyikapi hal tersebut?

Islam memang memerintahkan orang tua untuk bersikap saying dan lembut kepada anak-anak. Namun, Islam melarang bersikap berlebihan dan keterlaluan dalam hal kasih sayang. Orang tua terkadang harus bersikap tegas dan berwibawa agar jiwa anak tidak berkepanjangan dalam kenakalan dan peyimpangannya.

Di balik kecintaan dan kasih sayang orang tua kepada anaknya, nabi tidak menginginkan adanya sikap memanjakan secara berlebihan dan menuruti semua keinginan anak. Sehingga san anak nanti akan berbuat sesukanya dan menuruti semua yang diinginkannya, tanpa ada yang melarangnya.

Orang tua yang bersikap seperti ini sama dengan melakukan tindak kejahatan yang bersar terhadap anaknya sendiri. Padahal Nabi Saw. bersabda:

“Ingatlah, tidaklah sekali-kali seseorang melakukan tindak kejahatan, melainkan akibatnya akan menimpa dirinya sendiri. Orang tua tidak boleh berbuat jahat terhadap anaknya dan seorang anak tidak boleh berbuat jahat terhadap orang tuanya.” [H.R. Tirmidzi]

Kejahatan yang dimaksud dalam hadis di atas ialah perbuatan dosa  atau tindakan apa saja yang menyebabkan pelakunya mendapat siksa atau balasan di dunia dan di akhirat. Sebagaimana sebagian ayah yang perlakuannya menjadi penyebab tersiksanya anak-anak mereka oleh azab Allah karena dicintai dan dimanjakan secara berlebihan.

Sikap ini mengakinbatkan anak merasa tidak pernah ada yang melarang bila berbuat kesalahan serta sama sekali tidak dibiasakan untuk taat kepada allah dan memelihara batasan-batasan hukumnya.

Sumber: Islamic Parenting oleh Syaikh Jamal Abdurrahman.

Ilustrasi foto: pixabay

3

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

922

Like Fanpage Kami untuk Artikel Terbaru! Berita Islam Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *