Hari Ayah Nasional: Teladan Rasulullah sebagai Ayah

Jakarta, BIO.COM—Hari Ayah di Indonesia diperingati pada tanggal 12 November setiap tahunnya. Yuk simak teladan Rasulullah SAW sebagai ayah!

Tanggal 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional di Indonesia. Hari Ayah diperingati sesebagai penghormatan dan momentum anak untuk mewujudkan kasih sayang kepada ayah. Ayah  merupakan kepala keluarga, imam dan pemimpin dalam keluarga. Tidak hanya ibu, tapi seorang ayah pun juga memikul beban berat di pundaknya. Sebagai imam yang baik tentu seorang ayah sekaligus suami harus mampu membawa keluarganya menuju surga. Rasulullah SAW merupakan sebaik-baiknya teladan bagi seluruh uman muslim. Demikian juga dengan keteladannya dalam memimpin rumah tangga dan menyayangi anak-anak.

Rasulullah SAW merupakan seorang yang sangat penyayang kepada anak-anak. Abdullah bin Buraidah tekah meriwayatkan dari ayahnya yang berkata, “Ketika Rasulullah sedang berkhotbah kepada kami, tiba-tiba datanglah Al-Hasan dan Al-Husain yang keduanya mengenakan gamis berwarna merah dengan langkah tertatih-tatuh. Rasulullah pun langsung turun dari mimbarnya lalu menggendong dan meletakkan keduanya di hadapannya, kemudian bersabda, “ Maha benar Allah yang berfirman, ‘Sesungguhnya harta dan anak-anak kalian adalah ujian (Ath-Thaghabun:15)’ Beliau bersabda, ‘ketika aku memandang kedua anak ini berjalan dengan langkah tertatih-tatih, aku tidak sabra hingga kuhentikan khotbahku untuk menggendong keduanya’”

Al-Barra’ berkata bahwa ia melihat Nabi SAW dan saat itu Husain berada di pundak beliau. Beliau bersabda, “Ya Allah, sungguh aku mencintainya karena itu cintailah ia. Sementara itu dalam riwayat lain, Al-Bara’ bin Azib berkata, “Suatu ketika Rasulullah shalat, lalu Al-Hasan dan Al-Husain— atau salah seorang dari merka— datang dan naik di atas punggung beliau. Maka bila sujud, beliau mengangkat kepalanya dengantangan beliau dan memegangnya atau keduanya. Usai shalat beliau bersabda, “sebaik-baiknya tunggugangan adalah tuggangan kalian berdua”

Hal tersebut merupakan sikap rendah hati Nabi dan perhatiannya yang sangat besar kepada generasi muda untuk membina kepribadian serta mempererat hubungan mereka dengan Nabi.

Sumber: Islamic Parenting oleh Syaikh Jamal Abdrurrahman

Ilustrasi Foto: Pixabay

2

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

922

Like Fanpage Kami untuk Artikel Terbaru! Berita Islam Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *