Menyikapi Pasangan Berselingkuh Menurut Ajaran Islam

Jakarta, BIO.COM— Peselingkuhan dalam rumah tangga dianggap sebuah bencana dan malapetaka yang amat berat. Jika ini terjadi, bagaimana kita harus menyikapinya?

Perselingkuhan dalam rumah tangga kini menjadi masalah yang kerap kali menerpa sebagian keluarga di Indonesia. Selingkuh merupakan kepanjangan dari ‘selingan indah keluarga utuh’. Pelakor sebutannya atau perebut suami orang merupakan sebutan untuk para wanita simpanan. Mirisnya dengan semakin banyak kasus perselingkuhan justru membuat masalah ini ialah hal yang sudah biasa. Lebih aneh lagi, ada pasangan suami istri yang melegalkan perselingkuhan selama tidak mengganggu keharmonisan dan keutuhan keluarga. Lalu bagaimana Islam memandang perselingkuhan? Apa yang harus kita lakukan jika selingkuh datang menerpa?

Dalam Islam, selingkuh jelas dilarang dan merupakan bagian dari perbuatan zina sekalipun hal tersebut tidak sampai pada melakukan hubungan intim. Allah berfirman,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (Q.S. Al-Isra [17]:32)

Dengan tegas, ayat di atas menyatakan bahwa Allah Swt. melarang segala perilaku yang dapat mendekatkan diri pada perzinaan, seperti selingkuh, mojok, pacarana dan lainnya.

Lalu bagaimana jika kita ditakdirkan mendapatkan pasnagan yang tidak setia atau gemar berselingkuh? Tentu saja kita harus melakukan aksi untuk meredam perselingkuhan.

  1. Memohon pertolongan dan perlidungan Allah Swt.

Doa apa yang harus kita panjatkan? Sebenarnya tidak ada redaksi khusus. Kita bisa berdoa dengan Bahasa kita sendiri, yang terpenting doa yang kita panjatkan disertai dengan kerendahan hati.

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Q.S. Al-A’raf[7]:55)

  1. Bersikap baik

Perselingkuhan sebaiknya disikapi tidak denga emois atau perilaku terupuji. Sebab apabila demikian, maka pasangan kita akan semakin menghindar. Keburukan tidak perlu dihadapi denan keburukan. Memang betul, menghadapi pasangan yang berselingkuh tidaklah mudah dan membutuhkan kesabaran yang tak ada habisnya. Sebagai reward Allah swt akan memberikan kenikmatan surge yang tiada batas.

  1. Berikhtiar

Dalam hal ini yang dimaksud berikhtiar ialah mengendalikan emosi agar pasangann kita tidak merasa tertekan.

  1. Konsultasikan kepada orang yang tepat

Jangan mempublikasikan masalah rumah tangga kepada umum. Pilihlah orang yang terbukti berhasil memberi solusi atas permasalahan yang sama.

  1. Introspeksi

Lakukan introspeksi, perbaikan diri, bersikap terbuka, berikan maaf, serta lakukan kewajiban sebagai seorang istri.

Tentu saja hal di atas tidak akan mudah untuk dilakukan. Namun, dengan terus menerus memohon pertolongan kepada Allah Swt. dibarengi dengan ikhtiar, sabar, dan tawakal, yakinlah Allah akan memberikan solusi terbaik.

Sumber: Mengapa Menunda Nikah oleh Ustadz. Dr. Aam Amirudin, M.Si

Ilustras: Pixabay

2

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

922

Like Fanpage Kami untuk Artikel Terbaru! Berita Islam Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *