Sering Cekcok? Tips Menghadapi Perbedaan Pendapat dalam Rumah Tangga

Jakarta, BIO.COM—Bagaimana kalau suami istri berbeda pendapat?Adanya perbedaan pendapat antara suami dan istri adalah indikasi rumah tangga yang hidup.

Rumah tangga yang ideal bukan berarti suami dan istri mempunyai karakter yang sama. Rumah tangga yang ideal adalah yang mampu meciptakan suasana harmonis di antara perbedaan karakter antara suami dan istri. Mereka saling melengkapi sehingga perbedaan tersebut tampak indah dan serasi. Lagipula, bila terlalu banyak persamaan, maka akan mudah melahirkan kejenuhan dan tidak adaa dinamika dalam rumah tangga.

Adanya perbedaan pendapat akan melahirkan gagsan atau ide-ide yang mencerahkan kehidupan rumah tangga yang bersangkutan. Apabila perbedaan pendapat tersebut tidak menghasilkan titik temu, maka harus ada yang mengalah. Mengalah bukan berarti kalah, melainkan justru menang dalam mempertahankan keutuhan dan ketenteraman rumah tangga. Lalu bagaimana agar perbedaan dalam rumah tangga tidak menjadi bibit perpecahan dalam keluarga? Simak tipsnya berikut ini

  1. Jalin komunikasi

Komunikasi dalam rumah tangga sering disebut cara ampuh menghindari konflik yang lebih rumit. Menjalin komunikasi dengan pasangan dan anggota keluarga yang lain sangat diperlukan ntuk menjaga keharmoniasa. Kalau kita kurang berkenan dengan sikap atau perkartaan dari pasangan yang membuat kita tersinggung atau marah, bicarakan baik-baik dengan pasangan. Usakan untuk menjaga intonasi saat menegur pasangan. Jangan sekali-kali menggunakan kata-kata kasar untuk menyerang pasangan karena hal itu hanya akan membuat masalah semakin runyam.

  1. Hargai perbedaan

Menyatukan perbedaan yang ada anatara suami dan istri memang tidak semudah membalikkan teapak tangan. Namun, kalau setiap pasnagan dapat menghargai perbedaan tersebut, maka perselisihan pun bisa diminimalkan. Pernikahan merupakan ajang untuk saling memahami perbedaan, bukan untuk menyatukan perbedaan. Dari perbedaan tersebut, kita akan mampu memahami segala sesuatu yang disukai maupun yang tidak kita sukai oleh pasangan kita. Sehingga kita akan menjadi lebih bijak dala menyikapi perbedaan tersebut.

  1. Jangan libatkan anak-anak dan orang tua

Jika sekiranya pertengkaran tidak bisa dibendung lagi, jangan tumpahkan kemarahan kita di depan orang tua atau orang lain, terutama anak-anak. Jika anak-anak menyaksikan atay mendengar pertengkaran orang tuanya, hal tersebut dapat memengaruhi psikologisnya.

Menurut para ahli, banyak pasangan suami istri yang gagal mempertahankan rumah tangganya karena belum benar-benar lepas dari pihak-pihak yang selama ini dianggap sebagai pemberi solusi atas masalah-masalahnya saat masih belum berstatus suamui atau istri.

Sumber: Mengapa Menunda Nikah oleh Ust. Dr. Aam Amirudin,M.Si dan Ayat Priyatna Muhlis

3

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

922

Like Fanpage Kami untuk Artikel Terbaru! Berita Islam Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *