Hukum Memakai Pakaian Serba Hitam Saat Takziyah, Boleh atau Tidak?

Jakarta, BIO.COM— Hukum memakai pakaian serba hitam saat takziah, boleh atau tidak?

Sudah menjadi budaya yang dilazimkan di sekitar kita memakai pakaian serba hitam saat melayat atau menghadiri upcara penguburan orang meninggal. Biasanya menggunakan pakaian yang serba hitam ini dilakukan baik oleh keluarga yang ditinggalkan atau oleh para pelayat. Pakaian dengan warna gelap dianggap oleh sebagian orang sebagai ekspresi turut berkabung atas seseorang. Sejatinya, dalam Islam, menunjukkan atau mengekspresikan perasaan adalah hal yang diperbolehkan karena hal itu menyesuaikan fitrah kita sebagai manusia.  Tidak ada dalil yang menyebutkan bahwa rasulullah menggunakan pakaian gelap saat takziyah. Namun, menggunakan pakaian serba hitam saat mengahdiri upacara kematian, hukumnya adalah mubah atau diperbolehkan sebagai bentuk rasa berkabung yang tidak berlebihan.

Rasulullah SAW, pun pernah meneteskan air mata saat pemakaman salah satu putrinya yang mendahului beliau menghadap Sang Kuasa. Dalam sebuah hadits disebutkan:

“Anas ra berkata: “Saya menyaksikan pemakaman salah satu putri Rasulullah, saya melihat kedua mata beliau melelehkan air mata saat beliau duduk di sisi makam.” (HR. al-Bukhari)

Hadits di atas menujukan bahwa Rasulullah SAW pun pernah menangis dan bersedih. Beliau juha mengekspresikan kesedihannya dengan menangis. Hal ini tentu saja wajar.

Dalam suatu kondisi, bisa jadi hukumnya memakai pakaian serbahitam menjadi sunnah jika ada potensi timbul fitnah. Namun demikian, tetap saja kesunnahannya bukan dari sisi menggunakan pakaian serba hitamnya, namun dari sisi penghindaran terhadap fitnah. Fitnah yang dimaksud ialah kekhawatiran jika kita tidak menggunakan pakaian serba hitam atau menimbulkan persepsi khususnya dari shahibul musibah (orang yang terkena musibah) bahwa kita tidak memberikan penghormatan yang selayaknya

Oleh sebab itu, Imam Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim menyebutkan makruhnya menggunakan pakaian yang mewah serta perhiasan saat kita sedang menghadiri upacara kematian. Hal ini berlaku bagi keluarga yang ditinggalkan dan bagi para pelayat.

Sumber: bincangsyariah.com

ilustrasi: pixabay

1

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

922

Like Fanpage Kami untuk Artikel Terbaru! Berita Islam Online

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *