Kerusuhan di India, Apa Penyebab Konflik Muslim dan Hindu?

Jakarta, BIO.COM— Ada apa di balik kerusuhan di India? Apa penyebab bentrokan yang terjadi antara warga muslim dan hindu India?

Bentrokan terjadi pada Minggu antara kelompok yang menentang dan setuju undang-undang kewarganegaraan yang oleh kritikus disebut mendiskriminasikan Muslim. Kerusuhan ini akibat dari diresmikannya Undang-Undang (UU) Anti-Muslim atau UU Amandemen Warga Negara”Citizenship Amendment Bill” (CAB). Undang-Undang ini menjadi kontroversi di publik, khususnya warga India. Bahkan, sejumlah aktris Bollywood ramai-ramai menyuarakan protes terhadap UU CAB, yang dianggap anti-Muslim. UU CAB salah satunya berisi soal kemungkinan para imigran ilegal dari Afghanistan, Bangladesh dan Pakistan untuk mendapatkan kewarganegaraan, terkecuali mereka yang beragama muslim, demikian sebagaimana diberitakan BBC.

Di bawah UU ini, umat Muslim India juga akan wajib untuk membuktikan bahwa mereka memang adalah warga negara India. Sehingga ada kemungkinan warga Muslim India justru akan kehilangan kewarganegaraan tanpa alasan. Al Jazeera menulis, partai oposisi Kongres Nasional India berpendapat hukum ini sangat diskriminatif untuk umat muslim, terlebih diberlakukan di negara sekuler dengan penduduk 1,3 miliar yang mana 15 pesen di antaranya adalah masyarakat Islam. Hal yang dikritik dari UU CAB adalah langkah itu bagian agenda supremasi Hindu di bawah pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi sejak berkuasa hampir 6 tahun lalu.

Pembakaran Masjid

Sampai Kamis (27/02), lebih dari 30 orang tewas dalam aksi kerusuhan ini. Kerusuhan pertama terjadi pada Ahad (23/02) antara kelompok pendukung dan kontra terhadap Undang Undang Kewarganegaraan di timur Delhi. Sejak saat itu kelompok yang bertikai mengambil posisi secara komunal, dengan melaporkan banyak warga Muslim yang diserang.

Ada juga laporan tentang rumah-rumah dan toko-toko Muslim yang menjadi sasaran gerombolan perusuh. Di media sosial viral video yang berasal dari seorang penggiat HAM di India yang menunjukan sejumlah oknum Hindu sayap kanan yang merusak dan membakar masjid. Mereka merobek bendera bulan sabit yang berada di kubah masjid dan menggantinya dengan saffron.

Setidaknya 200 orang menjadi korban dalam kerusuhan itu, baik dari warga Muslim maupun Hindu. Wartawan BBC mengatakan mereka melihat orang dengan segala macam cedera di rumah sakit, termasuk luka tembak, berebut untuk perawatan.

Mereka mengatakan rumah sakit itu tampak “kewalahan”, dan banyak dari mereka yang terluka “terlalu takut untuk pulang ke rumah”. Saksi mata mengatakan beberapa anggota gerombolan itu membawa senjata dan ada laporan tentang tembakan yang ditembakkan dari atap rumah. Petugas rumah sakit juga mengkonfirmasi bahwa banyak dari yang terluka mengalami luka tembak.

Sumber: bbc.com

3

Redaksi:  admin [ Berita Islam Online Terkini & Terpercaya

922

Like Fanpage Kami untuk Artikel Terbaru! Berita Islam Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *